POTENSI BIOMASSA TERUBUK (SACCHARUM EDULE HASSKARL) SEBAGAI PAKAN UNTUK PERTAMBAHAN BOBOT BADAN SAPI

Ramadhani Chaniago

Abstract


Selain dikonsumsi sebagai sayuran, terubuk juga mempunyai potensi sebagai pakan. Diharapkan dapat mengatasi kendala utama yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas sapi. Ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dengan sistem usahatani terpadu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi biomassa tanaman terubuk, menganalisis pengaruh pakan dari  limbah terubuk terhadap pertambahan bobot badan sapi. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Luwuk Timur Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Tadulako Palu. Untuk mengidentifikasi potensi biomassa terubuk yaitu dengan cara menghitung biomassa basah dan kering dengan menghitung luas lahan x jarak tanam x berat segar. Sedangkan analisis laboratorium dilakukan untuk menghitung bahan kering, protein kasar, lemak kasar dan serat kasa. Pertambahan bobot badan sapi dihitung dengan cara menimbang bobot badan sapi sebelum dan setelah pemberian pakan ternak dari terubuk. Hasil penelitian menunjukkan jika ketersediaan limbah terubuk rata-rata sebanyak 11.300 kg/ha maka limbah terubuk mampu memenuhi kebutuhan ternak 4 ekor sapi selama 90 hari. Sedangkan potensi kualitas tanaman terubuk mengandung bahan kering 13%,  protein kasar 3,15% dan lemak kasar 1,28% serta mengandung serat kasar 41, 27% dan BETN 42,41%. Pertambahan berat badan ternak sapi yang diberi terubuk sebanyak 7,5 kg pagi dan sore memberikan pertambahan berat badan 0,03 kg/ekor/hari.

References


Amirudin M. (2009). Penaksiran Bobot Badan Berdasarkan Lingkar Dada dan Panjang Badan Domba Donggala. Jurnal Agroland 16 (1): 91 – 97. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah.

Bambang S. Y. (2005). Sapi Potong. Penebar Swadaya. Jakarta.

Daulay, D., H. Syarief., dan L. Hidayat. (1984). Mempelajari Peningkatan Daya Simpan dan Pemanfaatan Tebu Terubuk (Saccharum edule Hassk). Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi, Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor.

Parakkasi, A. (1999). Ilmu Makanan dan Ternak Ruminansia. UI Press, Jakarta.

Purbowati, E. (2009). Pertumbuhan dan Perkembangan Ternak Potong dan Kerja. http://id.scribd.com/.86474629/Pertumbuhan-Dan-an. Diakses November 2013.

Ruswendi, (2010). Panduan Teknologi Mendukung Program Swsembada Daging Sapi (PSDS). BPTP Bengkulu.

Soeparno. (1998). Ilmu dan Teknologi Daging. Cetakan ke-2. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Tillman, A. D., H. Hartadi., S. Reksohadiprojo., S. Prawirokusumo dan S. Lebdosukojo., (1989). Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University Press. Yogykarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.31850/jgt.v4i2.97

Article Metrics

Abstract view : 194 times
ARTICLE (Indonesian) - 170 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Index by:

------------------------------------------------------------------------------

Creative Commons License
This Jurnal Galung Tropika is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JGT diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare.

Kampus II, Jl. Jend. Ahamad Yani KM. 6 Parepare Sulawesi Selatan 91113

e-pos (surel): jgt@jurnalpertanianumpar.com